Tentang Kami
Sadewa Child Center
Sadewa Child Center
Sadewa (Child Center) merupakan suatu tempat terapi yang memberikan layanan bagi ABK yang memiliki hambatan dibidang komunikasi, bahasa, emosi, dan tingkah laku seperti anak Hiperaktif (ADHD) dan Autism, anak dengan kesulitan belajar. Terapis yang tergabung dalam Sadewa (Child Center) terdiri dari Psikiater Anak Konsultan, psikiater, dokter, psikolog klinis anak, psikolog, fisoterapi neuro sensoris dan juga guru.
Anak berkebutuhan khusus memerlukan stimulasi secara konsisten dan berkesinambungan, kami merupakan suatu tempat terapi dengan konsep “nature” memberikan stimulasi pada anak melalui kegiatan outdoor dan indoor. Metode terapi yang kami pergunakan sistem one on one dengan mempertimbangkan kemampuan adaptasi ABK yang memerlukan waktu cukup lama dalam perkembangan sosialnya. Metode terapi berkelompok juga kami terapkan untuk melatih kemampuan fokus anak dan juga pekembangan sosialnya.


Visi
Peduli perkembangan anak berkebutuhan khusus terutama bidang pendidikan
Misi
- Memfasilitasi kebutuhan anak berkebutuhan khusus dibidang pendidikan, terutama anak yang memiliki hambatan perilaku
- Mendampingi perkembangan emosional dan perilaku anak berkebutuhan khusus
- Memperhatikan kesulitan orang tua dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus dengan memfasilitasi konseling dengan ahli
- Mengembangkan kemampuam emosi dam kognitif anak berkebutuhan khusus
- Mempersiapkan anak berkebutuhan khusus terutama pada usia dini untuk kelak mampu melanjutkan pendidikan di tahapan selanjutkan dengan metode inklusi.
Terapi Sadewa Child Center
Terapi Wicara
Terapi Okupasi
Terapi Sensoris Integrasi
Terapi Perilaku
Remedial Teaching
Setiap anak memiliki sesuatu yang istimewa, dan mereka berhak untuk dicintai, dan berkembang sesuai dengan kebutuhannya

Pendaftaran Sadewa Child Center
Penerimaan dilakukan dengan tes dan juga observasi yang dilakukan oleh dokter spesialis jiwa dan psikolog klinis anak, untuk menegakkan diagnosis dan menyesuaikan mental age anak dengan kemampuan didik. Hal tersebut dilakukan untuk membantu guru dalam memilihkan kurikulum dan metode mengajar yang dibutuhkan oleh anak, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pelaporan kemajuan peserta didik, disamping itu juga digunakan sebagai treatment bagi terapis.



